Jumat, 20 Desember 2013

CINTA KU YANG SEDERHANA

Bukan seperti mentari,,
Yang hanya mampu ada  di siang hari
 
 
Bukan pula seperti bulan,,
Indah memang
Namun,,,
Hanya malam purnama saja ia kan sempurna
 
 
Bukan ibarat tiupan angin di tengah kegersangan gurun...
 
 
Bukan seperti  hujan yang hadir bila telah masuk musimnya,,, 
 
 
Bukan lukisan yang harus sempurna,,
Untuk menghasilkan nilai seni yang tinggi,,,
 
 
Cukup seperti nafas,,,,
Ya,,,
Hanya cukup ingin seperti  nafas,,
Yang selalu di hela dalam semasa hidup
Irama cinta yang seperti irama setiap desah nafas kehidupan,,
 
 
Cukup seperti detak nadi di pergelangan tangan,,
Yang ritme nya mengikuti detak jantung semasa hidupnya
 
 
Tak butuh keistimewaan,,
Tak butuh kesempurnaan..
Dan tak pula mengemnal waktu
 
 
Selain satu waktu ,,
Yaitu,,
Saat di mana habis masa kontrak ku dengan Rabb ku 
Dalam kefanaan dunia ini 


Sesederhana itu aku ingin mengenal cinta
Sesederhana itu aku ingin miliki cinta
Dan,,,
Sesederhana itu aku ingin di miliki cinta.

Minggu, 17 November 2013

AJAKAN MU BUKAN BAHASA KU

Ajakan  mu bukan bahasa ku,,
Kau lebih memaku pada ideologi mu,,
Segurat makna yang tidak tepat,,
Membangunkan keteguhan yang sempat tertidur,,,
Menciptakan siratan hasrat yang tak pernah terungkap,,



Ajakan mu  bukan bahasa ku,,
Namun,,
Memupuk keanggunan yang nyaris hilang,,,
Menggelitik lalu ku yan sempat terabaikan,,,



Ajakan mu bukan bahasa ku,,
Seketika jutaan tanya menyeruak dalam benak,,
Mungkin kelak kan ada jawabnya,,



Atau,,,,
Justru hanya akan menjadi pertanyaan-pertanyaan kosong belaka..
Hhmmm,,
Waktu seakan begitu lihai mendalangi semuanya..

BELAI HUJAN MEMBUAI MIMPI

Mungkin ia tlah cukup puas membelai bumi
Sedari tengah hari hingga habis petang
Setiap hari,,
Nyaris tanpa terkecuali
Ia dengan begitu derasnya menyapa
Kini,,
Setelah ia pergi,,,
Tinggallah jejaknya yang merasuk tulang
Mendekap raga lewat kelembutannya
Membalut malam dengan eratnya
Memekat bersama dengan gelap yang kian melarut
Membuai khayal lewat mimpi-mimpi dalam lelap
Di setiap titik peraduan insan

JEJAK HUJAN

Seusai hujan puas lepas rindunya,,,
Semua pun nampak elok,,,
Rerumputan bersorak ria,,,
Dedaun nampak bugar dirasanya..


Karena hujan tahu arti hadirnya,,
Arti hadirnya bagi pemijak bumi,,
Karena hujan tahu siapa  yang merindunya,,
Rindu yang tak hanya imaji,,


Bukan hanya sekedadr rerumput
Dan dedaun yang memeluk rindu nya,,
Jiwa-jiwa yang tak berdosa pun menikmatinya,,
Bersenandung bersama percikan air,,
Kelak mungkin kan jadi sebuah cerita,,
Cerita yang mungkin tak pernah usang,,


Meski derainya sudah tiada deras,,
Namun hadirnya yang selalu meninggalkan jejak,,,
Jejak yang kian penuh arti tuk jagad ini..

Kamis, 07 November 2013

SAAT RINDU JADI DERITA


Di sudut kesunyian..
Terhampiri sepi menyentuh hati yang tiada henti mencari kerinduan..

Terlukiskan kebahagiaan yang masih misteri di antara tetesan embun pagi..

Mencoba tepiskan seluruh runtuian lara yang menderu jiwa dalam hati yang rindu..

Hingga ku coba pahatkan setiap hela nafas hampa ku,,
Di daun yang terlepas dari singga sananya.

Berharap terbawa hempasan angin,,
Berpetualang menyusuri ruang-ruang kehidupan,,
Yang tersembunyi di antara sela-sela hati insan.

Menelusup ke dalam lorong-lorong kehidupan,,
Yang terkadang sulit di fahami untuk di rindukan.

Berbaur di antara kerinduan-kerinduan yang tak pasti,,
Tak jarang hanya membangun perih dan sunyi.

Terkadang hujan memecah kan kaca di sudut mata kala rindu tak pernah pasti,,
Kala rindu ini menjadi sebuah derita.

Senin, 28 Oktober 2013

KETIKA PERPISAHAN HARUS TERJADI


Ini bukan persimpangan,,
Tapi ini akhir dari perjalanan yang di lalui,,


Tak ada celah untuk alternatif jalan lain.
Tiada runtuian kata yang dapat di dengar
Dari bibir mu untuk sebuah alasan. 
Alasan dimana untuk ku coba mengerti,,
Hanya sebuah tatapan mata berbinar penuh arti
Dan belaian perpisahan yang ku terima.

Ketika waktu tak pernah izinkan tuk kembali,, 
Hanya bayang semu yang mampu mengisi setiap khayal kala masih merindunya,,
Tangis perpisahan menjadi penutup kisah ini,,
Untuk di kemas sebgai masa lalu.

Ketika perpisahan ini harus terjadi,,,
Ego pun serasa tak punya arti,,

MENCARI TEPIAN PASTI

Kini ibarat daun yang terjatuh di luasnya danau
Terombang ambing tak menemui kejelasan..
tak tau harus menepi di mana...
Karena memang tak tau tepian mana yang akan di singgahinya,,,
Bahkan mungkin kan tenggelam.

Aku,,,,
Di sini,,,
Mencari satu tepian yang tak nampak jua di pelupuk mata..
Hanya berbekalkan bantuan hembusan angin yang membawa ku...

Terkadang ingin menangis,,,
Tetapi untuk apa,,, dan apa yang ku tangisi..

Bila saja aku tak tau aku di mana kini,,
Mungkin ku tak akan perduli dengan tepian itu,,

Kini,,
Hanya air yang jadi tumpangan ku bila ku ibarat daun,,
Dan,,
Tepian pasti hidupku  kini yang aku cari,,
Untuk mengakhiri ketidak pastian ini.

KALA PERPISAHAN ITU TIBA

Ketika awal ku datang
Kala itu aku tak mngenal siapa dirimu
Ketika ku coba sapa dengan sepucuk senyuman
Kau balas dengan ramah mu

Saat ku tahu siapa dirimu
Aku merasakan nyaman bersamamu
Kala itu waktu terasa begitu cepat berlalu
Dari mulai detik hingga hari yang terus berganti

Hingga akhirnya tibalah sebuah waktu

Waktu yang tak pernah ku nanti
Bahkan ku khayalkan pun tak sempat
Waktu dimana perpisahan itu harus ku temui

Perpisahan ini terasa begitu berat ku rasa
Ketika aku masih ingin dan terus bersamamu

Namun,,
Sang waktulah yang merajai semua ini
Hingga ku tak mampu untuk melawannya



Rabu, 23 Oktober 2013

PUSARA CINTA TAK BERNISAN

Sekiranya,,,
Bila kasih ini kan hanya jadi penghambat kebahagiaannya...
Maka,,,
Izinkanlah untuk tetap terkubur dalam palung hati,,


Berharap ia di tebari bunga-bunga senyumannya,,,
Agar tetap nampak elok,,,
Walau tanpa ada yang tahu isi pusara cinta ini,,,
Dia sekalipun,,,


Pusara kasih yang tak bernama,,,
Dan tak ingin tuk bernama,,
Biar saja begitu adanya,,,
Biar saja ia tak bernisan,,,


Cukup aku insan-Nya saja,,,
Dan kalbu ini yang tahu,,
Tiada yang lain,,,

Senin, 14 Oktober 2013

DI ANTARA KERAMAIAN

Mencoba berirama bersama nada-nada yang berlalu-lalang...

Berusaha menepis setiap kesunyian...

Belajar mengerti akan arti kebisigan..

Belajar memadukan dua makna yang sesungguhnya sulit tuk kuterima...!

Realita yang nyaris tak pernah terlewatkan,,,

Oleh setiap langkah sang waktu...

Bila saja bisa...

Aku akan diam membisu dalam setiap keramaian,,,

Namun,, itu hanya akan membuat ku semakin terasing,,,,

AKU DAN SAMPAN KEHIDUPAN KU

Bukan ku tak mau menepi,,,
Akan tetapi dermaga itu masih ramai tuk ku singgahi,,

Harus kah ku tunggu hingga dermaga itu lengang?
Atau,,,,
Harus ku cari tepian lain?

Entahlah,,,,,!

Biarkan saja ku coba nikmati  setiap semilir angin di tengah lautan sunyi.
Meski terkadang terombang ambing,,
Hingga tak jarang terhempaskan sampan kehidupan ini..

Namun,,, biarkan aku tetap bertahan..
Di sini...
Dengan segala keakuan ku.

Sabtu, 12 Oktober 2013

Aku, Kamu, Dia, Mereka, Kalian, Kita, Dan Sahabat

Cobalah tuk lupakan aku yang dulu,,
Dan cobalah tuk mengeal aku yang sekarang,,

Coba tutup catatan mu tentang ku yang dulu,,
Dan catatlah aku yang sekarang di lembaran baru mu,,
Hapus memori mu tentang ku yang dulu,,
Coba beri sedikit ruang untuk save tentang ku yang sekarang,,

Aku,,,
Kamu,,
Dia,,
Mereka,,
Kalian,,
Kita,,
Pernah satu cerita di masa lalu,,
Dimana masa itu sempat pekat hingga akhirnya mencair,,,
Dimana masa itu pernah erat dengan satu ikatan,,,
Ikatan sahabat,, begitu orang menyebutnya,,,

Dan kini,,,
Sahabat hanyalah tinggal sahabat..
Sebatas nama yang tak punyai lagi arti yang bermakna,,,

Keeratan itu kian merenggang dan merenggang,,
Dalam kurun waktu yang nyaris belum sempat memakan zaman,,, 

Aku,,,
Kamu,,,
Dia,,,
Mereka,,,
Kalian,,,
Kita,,,

Adalah sahabat dalam artian sesungguhnya saat masa lalu,,,
Sahabat lama,,, tapi bukan sahabat sejak lama..

TENTANG AKU DAN SEPI

Bukan soal bagaimana aku...
Bukan pula tentang seperti apa tempat ku berpijak..

Luas memang dunia ini..
Bahkan,,
Hingga tak dapat ku ukur dalam hitungan satuan..

Tapi...
Tentang segumpal darah yang tak kasat mata..
Tentang rasa yang elastis..
Dan keabstrakannya yang menutupi sepi yang ku rasa..

Dan mungkin sepi ini dapat ku tuliskan..
Akan tetapi tak akan habis di uraikan dalam kurun waktu..
Yang hanya di hitung dengan detik...
menit,,,mungkin hingga hitungan jam..

SAMA DASAR PERBEDAAN

Tak ada yang pernah bisa meminta untuk terlahir sebagai apa.
Tak pernah ada pilihan untuk terlahir seperti apa ke dunia ini.
Semua tiada bedanya..
Terlepas dari kesempurnaan atau tidak fisik ini saat terlahir..
Yang di bawa hanyalah seutas tali pusar beserta ari-arinya
Yang menemani lahirnya seseorang ke dunia..
Dari rahim seorang wanita mulia...
Seseorang yang bisa menjadi hamba demi buah hatinya,,
Seseorang yang bisa jadi super hero untuk anaknya..
Seseorang yang bisa menjadi wonder women demi senyuman bahagia anaknya..

Saat kata dewasa di sandang insan,,,
Saat hitungan rupiah mulai besua..
Saat nasib tak selalu berpihak sama pada setiap manusia..
Saat kesempurnaan jasad mulai di perhitungkan...
Adakah nilai-nilai kelahiran masih melekat di setiap ingatan manusia?

Haruskah perbedaan duniawi terus di tinggikan?
Ironis memang,,,
Namun...
 Jawabannyapun kembali lagi pada nurani masing-masing..

Kamis, 10 Oktober 2013

NETRAL

Tiada cinta bersemayam dalam lubuk hati,,


Tiada rindu menggebu di dada,,


Tiada rasa tercipta dalam jiwa,,


Tiada ukiran sebuah nama da dindng hati,,


Tiada rasa dalam kalbu..


Netral rasa hati ku.


Netral jiwa ku..


Tapi bukan berarti netral iman islam ku.

RENUNGAN KALA IBU TERLELAP


Ketika ku pandang paras mu kala terlelap dalam malam
Sering kali derai mutiara bening menghujani pipi
Akankah es0k engkau buka mata mu kembali untuk ku

Untuk adik ku,dan untuk keluarga mu?
Ketika ku dengar desah nafas mu dalam tidur mu membuat ku sadar
Sadar akan semua kesalahan yang ku perbuat,,

D0sa-dosa yang ku lakukan pada mu..
Dalam waktu itu ku selalu di hujani rasa takut,,
Takut tak sempat melihat mu membuka mata es0k hari..
Takut tak sempat moh0n ampun dan maaf ku pada mu


Ya All0h.. 

Ya R0bb,,
Lindungi ia dalam setiap hela nafasnya
Lindungi ia dalam setiap mimpi-mimpinya yang hiasi tidurnya
Ya All0h...

Aku sangat menyayanginya.. 
Ibu tiada banding tempatnya di hati ku
Di antra 0rang-orang yang ku sayang.

Senin, 07 Oktober 2013

CARA MENGOBATI BAU BADAN

Bau badan alias BB?
Hmm... pastinya mengganggu kita banget ya?
Ketiak yang berkeringat berlebih, duh,,, gak nyaman banget deh!

Sob,,
Aku punya cara ni buat kamu-kamu yang menderita bau badan, baik itu dikarenakan oleh faktor makanan ataupun karena faktor keturunan.
Memang sih,,,, cara ku ini rada aneh sob, tapi ini manjur lho,, soalnya aku mengalaminya sendiri.

Pernah dengar gak tentang mitos mandi di bawah pohon kelapa saat hujan bisa nyembuhin BB?
Emang sih kedengerannya agak konyol ya sob.
Tapi gak ada salahnya ni di coba kan?

Buat kamu-kamu yang menderita banget dengan masalah bb kamu.
Cobain deh mandi dengan air hujan yang turun dari bawah pohon kelapa.
Tapi tetep jangan lupa baca basmallah dulu dan di niatin dengan keyakinan kuat sembuh tu bb.
Insya Alloh dengan izin Alloh sembuh.
Yang mau mencoba selamat mencoba ya.

Mungkin informasinya gak begitu penting ya sob, tapi semoga bermanfaat ya.

Minggu, 06 Oktober 2013

KERINDUAN

Yang mereka tahu tentang rindu..
Saat tak pernah bertemu dengan yang di kasihi..

Yang ku tahu rindu itu..
Saat diri tak lagi menemukan apa yang biasanya kita dapatkan
Tak hanya kasih sayang dari yang dikasihi,,,

Yag ku tahu rindu itu...
Saat ada yang hilang dari diri ini...
Rindu,,
Bukan hanya milik mereka yang berkasih..
Akan tetapi,,
Milik kita,,, 
Milik setiap insan yang bernafas.